Wamen BUMN Sebut Pertamina Geothermal Energy Bakal IPO Juni 2022

Dinar Fitra Maghiszha
Ilustrasi Pertamina Geothermal Energi. (Foto/Ilustrasi: Istimewa)

Pahala menuturkan, penggunaan geothermal merupakan salah satu yang paling mudah dikembangkan. Dia berharap pengerjaan energi tersebut dapat dikelola sendiri oleh BUMN.

"Saat ini, baru 9 persen wilayah geothermal yang berproduksi dengan kapasitas 1.900 mega watt (MW)," tutur Pahala. 

Penggunaan sumber daya EBT menjadi prioritas pemerintah sejalan dengan peta jalan transisi energi yang tertuang dalam Grand Strategi Energi Nasional. 

Dalam peta jalan itu, EBT ditargetkan mencapai 23% pada 2025 dan mencapai 31 persen pada 2020 dalam bauran energi.

"Pemerintah mendorong pemanfaatan EBT hingga 20 giga watt (GW) pada 2030 dengan kontribusi terbesar diproyeksikan EBT," ungkap Pahala.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Langgar Aturan Pasar Modal, 2 Emiten Disanksi OJK

Bisnis
13 hari lalu

BEI Perketat Syarat Perusahaan IPO di Bursa, Cegah Kemunculan Saham Gorengan

Nasional
15 hari lalu

Bareskrim Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Manipulasi Saham Multi Makmur Lemindo

Nasional
15 hari lalu

OJK Ungkap Aturan Free Float 15 Persen Bisa Tekan Jumlah IPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal