Wamendag: Bursa Kripto Tidak Lama Lagi Diluncurkan

Ferdi Rantung
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga. (Foto: Kemendag)

Dia menilai, kripto sejauh ini makin beragam. Namun di Indonesia kripto masih dianggap sebagai komoditi dan tidak bisa digunakan sebagai mata uang atau transaksi. Indonesia hanya mengenai rupiah sebagai mata uang sah untuk pembayaran.

Wamendag bersama tim dan Bappepti telah menginisiasi pendirian bursa kripto sejak lebih dari satu tahun yang lalu. Dia menilai, ada dua opsi pendirian bursa. Pertama, mendirikan bursa khusus kripto atau kedua, memanfaatkan bursa komoditi yang sudah ada yaitu BBJ dan ICDX. 

“Masing-masing ada keunggulan dan kelebihannya. Yang jelas menurut perundang-undangan keduanya dimungkinkan. Pilihannya kembali kepada pelaku usaha apakah mau pilih yang pertama atau kedua.” ujar Wamendag.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Kemendag Siapkan Penyesuaian HET Minyakita, bakal Naik?

Nasional
28 hari lalu

2 Pelaku Sindikat Phishing Lintas Negara Ditangkap, Raup Rp25 Miliar dalam 5 Tahun

Nasional
30 hari lalu

Kemendag Berencana Naikkan Kuota DMO Minyak Goreng Imbas Kelangkaan Minyakita

Internet
2 bulan lalu

Pro Kontra Penggunaan AI Prediksi Aset Digital, Investor Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal