WIKA Sebut Kereta Cepat Whoosh jadi Penyebab Perusahaan Merugi: Beban Bunga Tinggi

Iqbal Dwi Purnama
kereta cepat Whoosh beri promo diskon 20 persen (screenshot IG)

"Pertama adalah beban bunga yang memang cukup tinggi. Yang kedua adalah beban lain-lain di antaranya mulai tahun 2022 itu kita juga sudah mulai mencatat adanya kerugian dari PSBI atau Kereta Cepat yang tiap tahun juga cukup besar, pak. Jadi kira-kira gitu, pak," kata Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Agung menjelaskan dalam proyek Kereta Cepat Whoosh ini perseroan menjadi anggota konsorsium di balik pembentuk PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). 

Selain WIKA yang memiliki saham sebanyak 39,12 persen, konsorsium itu juga melibatkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan porsi kepemilikan 51,37 persen, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I dengan porsi 1,21 persen, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan porsi 8,3 persen.

Selanjutnya, pada tahun 2015 PBSI dan Konsorsium asal China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd, membentuk sebuah perusahaan patungan yang diberinama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Biawak Tertabrak Whoosh, KCIC Catat Gangguan Perjalanan Sepanjang 2025

Nasional
7 hari lalu

Penumpang WNA Whoosh Terus Melonjak, Terbanyak Negara Mana?

Nasional
8 hari lalu

Penumpang WNA Whoosh Meningkat Tajam di 2025, Tembus 400.000 Orang

Nasional
8 hari lalu

Soal Wacana Kereta Cepat Jakarta–Surabaya, AHY Ingatkan agar Tak Ulangi Kesalahan yang Sama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal