Yen Menguat Terhadap Dolar AS, Terbesar dalam 2 Bulan

Jeanny Aipassa
Untuk pertama kalinya dalam 2 bulan terakhir, mata uang yen menguat terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (21/10/2022). (Foto: dok iNews)

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,7 persen pada 112,17, turun dari tertinggi tiga minggu di 113,95, yang dicapai selama sesi.

Greenback berada di bawah tekanan setelah sebuah laporan mengatakan beberapa pejabat Bank Sentral AS atau Federal reserve (The Fed) telah mengisyaratkan kegelisahan yang lebih besar dengan kenaikan suku bunga yang besar untuk melawan inflasi. 

The Wall Street Journal melaporkan bahwa pejabat The Fed sedang mempertimbangkan kenaikan suku bunga sebesar 0,75 poin persen pada pertemuan November 2022. 

Dolar telah menguat signifikan seiring kebijakan hawkish The Fed yang menaikkan suku bunga untuk mengendalikan lonjakan inflasi AS. Meskipun melemah terhadap sejumlah mata uang dunia pada perdagangan Jumat (21/10/2022), indeks dolar tetap mendekati level tertinggi dalam dua dekade.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rupiah Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

4 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

5 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal