Perekonomian Zona Euro Menunjukkan Tanda-Tanda Perlambatan

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

LONDON - Perekonomian Zona Euro tampaknya sedikit melambat memasuki kuartal terakhir tahun ini dibanding pertumbuhan di periode yang sama di 2016.

Namun hal itu tidak mungkin menghalangi Bank Setral Eropa mengumumkan pengurangan pembelian obligasi. Data perusahan IHS Markit mengatakan, Purchasing Manager's Index (PMI) gabungan untuk zona euro berdasarkan tanggapan survei dari 5.000 produsen dan penyedia layanan turun menjadi 55,9 di bulan Oktober dari 56,7 di September. Angka di atas 50,0 menandakan adanya aktivitas ekspansi.

Angka penurunan itu lebih besar dari perkiraan. Adapun penurunan itu dikontribusi oleh perusahaan jasa yang lebih bergantung pada permintaan domestik. Sementara kondisi perusahaan manufaktur masih cukup stabil.

Namun, ada tanda-tanda kekuatan di bagian lain pada ekonomi Zona Euro yang kemungkinan akan meyakinkan pembuat kebijakan ECB saat mempersiapkan pertemuan pada pekan ini.

Survei tersebut juga mencatat pertumbuhan tercepat dalam pekerjaan di lebih dari satu dekade, yang membuat harapan hidup bahwa upah akan meningkat. Dan ukuran aktivitas pabrik-pabrik Zona Euro naik ke level tertingginya dalam enam setengah tahun.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo: Semua Pakar Sebut RI jadi Negara ke-4 Ekonomi Terbesar di Dunia 2050

5 hari lalu

Purbaya Ungkap RI Keluar dari Kutukan 5 Persen: Sekarang Siap ke Arah 6 Persen

11 hari lalu

Resmi Pimpin BI, Destry Tekankan Kebijakan Bank Sentral Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

11 hari lalu

Purbaya Pede Penuhi Target: Kalau Pemerintah Malas Saja Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal