Ada Aturan Rumah Tanpa DP, BI: Konsumen Harus Cerdas Pilih KPR

Okezone
ilustrasi. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat, khususnya pembeli rumah pertama untuk memperhitungkan tawaran bank soal Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Hal tersebut menyusul kebijakan BI yang membebaskan maksimum nilai kredit atau Loan To Value (LTV) pembelian rumah pertama kepada bank. Dengan demikian, perbankan bisa memberikan syarat uang muka (Down Payment/DP) KPR menurut perhitungannya, bahkan bisa saja 0 persen.

Asisten Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, dengan uang muka yang rendah atau bahkan 0 persen, beban daya cicil yang ditanggung oleh konsumen bisa menjadi lebih tinggi. Apalagi, pembeli rumah pertama biasanya memiliki daya cicil yang rendah.

Filianingsih menjelaskan, bank sentral menyerahkan besaran nilai cicilan yang harus ditanggung konsumen kepada kebijakan masing-masing bank. Hal ini untuk memberikan keleluasaan pada bank mengatur penyaluran kredit. Namun, penting bagi masyarakat mempertimbangkan program KPR yang ditawarkan perbankan sehingga bisa memilih KPR sesuai kesanggupan dalam membayar cicilan.

"Sebagai konsumen harus pintar membandingkan program yang ditawarkan bank. Mana program yang lebih meringankan," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Revisi UU P2SK Terbit, Bank Indonesia Didorong Pacu Sektor Riil

57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik 1,9%, Tembus 439,8 Miliar Dolar AS pada April 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal