Aksi Demo Anti-Lockdown China Tekan Bursa Global

Anggie Ariesta
Aksi demo anti-lockdown di China memicu tekanan pada bursa global termasuk BEI. (Foto: dok iNews)

Pada perdagangan saham hari ini, Bursa Asia bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Pergerakan bursa Asia sudah mereda untuk menghadapi kekhawatiran, apalagi sentimen global masih membayangi.

Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi tahun lalu, China mengalami penurunan, hal tersebut yang membuat investor khawatir ketika ada pengetatan lockdown di sejumlah kota besar di China.

Praska melihat ada jalan tengah yakni vaksinasi massal khususnya untuk lansia. Hal itu karena adanya kontra dalam kegiatan saat ini yang dinilai pandemi sudah reda.

"Perlambatan ekonomi ini bisa kemana-mana khususnya harga komoditas atau energi ya seperti minyak mentah," kata Praska.

Dia mengungkapkan, rilis data The Fed nanti di bulan November akan terlihat hasil dampak dari kebijakan lockdown tersebut hingga sentimen suku bunga acuan meskipun inflasi sudah melambat di AS.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OJK Minta Direksi BEI Baru Lanjutkan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia 

57 tahun lalu

Dasco Bertemu OJK dan BEI, Bahas Perbaikan Tata Kelola Pasar Modal Indonesia

57 tahun lalu

Ini Susunan Lengkap Direksi BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

57 tahun lalu

IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal