Ancaman Depresi Ekonomi, Bank Dunia Beri Keringanan Utang ke Negara Miskin

Djairan
Presiden Bank Dunia atau World Bank David Malpass telah berencana memberikan keringanan utang yang lebih ambisius kepada negara-negara miskin di dunia. (Foto: AFP)

Masalah utang akan semakin meningkat, karena kondisi Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara miskin semakin menyusut sedangkan jumlah yang mereka hutangi tidak. Di lain hal, Malpass mengatakan, senang melihat negara-negara industri G7 mempertimbangkan untuk memperpanjang keringanan pembayaran utang, yang akan berakhir tahun ini hingga 2021.

“Namun pendekatan itu perlu ditingkatkan lagi. Sebelum pandemi, kami telah mencatat kesulitan utang di banyak negara. Kita perlu melihat stok hutang. Sampai sekarang kami telah memberikan keringanan untuk pembayaran utang, dan akan terus digencarkan,” kata dia.

Dia mengatakan, Bank Dunia telah memobilisasi 160 miliar dolar AS (Rp2.362 triliun) untuk pinjaman dan hibah guna meringankan tekanan langsung pada sistem kesehatan, peningkatan jumlah anak putus sekolah, hilangnya pendapatan bagi pekerja informal dan ancaman kelaparan. Sementara itu, biaya penuh untuk meningkatkan infrastruktur negara berkembang, sistem kesehatan dan pendidikan dan menyapih negara-negara miskin dari bahan bakar fosil akan mencapai triliunan dolar.

"Resesi telah berubah menjadi depresi bagi beberapa negara. Ini adalah krisis terbesar dalam beberapa decade, tetapi saya sangat optimis bahwa pihak-pihak yang bekerjasama akan menemukan jalan keluarnya," kata Malpass.  

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
9 hari lalu

Utang Kopdes Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Hari Ini, Menkeu Suahasil Pastikan Dana Tersedia

12 hari lalu

Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Dibayar Pakai Surplus Bank Indonesia

12 hari lalu

Suahasil Tegaskan Tetap Kejar Debitur meski Utang BLBI Lunas

15 hari lalu

Utang Warisan Krisis 1998 Akhirnya Lunas, Totalnya Rp640 Triliun!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal