Apa yang Dimaksud dengan Aroon Indicator, Berikut Pengertian dan Cara Menghitungnya

Rina Anggraeni
Investor perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan Aroon Indicator, yang merupakan bagian dari teknik analisis saham.  (Foto: dok. iNews.id)

Konsep yang sama berlaku untuk Down Aroon. Ketika di atas 50, terendah disaksikan dalam periode 12,5. Angka turun mendekati 100 berarti titik terendah terlihat baru-baru ini.

Crossover dapat memberi sinyal titik masuk atau keluar. Persimpangan naik ke atas Bawah bisa menjadi sinyal untuk beli. Down crossing ke bawah Up mungkin merupakan sinyal untuk menjual.

Ketika kedua indikator berada di bawah 50 itu bisa menandakan bahwa harga sedang berkonsolidasi. Tinggi atau rendah baru tidak sedang dibuat. Trader dapat melihat breakout serta crossover Aroon berikutnya untuk memberi sinyal ke arah mana harga akan bergerak.

Perhitungan Aroon Indicator membutuhkan pelacakan harga tinggi dan rendah, biasanya selama 25 periode. Berikut cara menghitung Aroon Indicator:

- Lacak harga tertinggi dan terendah selama 25 periode terakhir pada suatu aset.

- Perhatikan jumlah periode sejak tertinggi dan terendah terakhir.

- Masukkan angka-angka ini ke dalam rumus Aroon Up dan Aroon Down.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
2 bulan lalu

Jumlah Miliarder di Dunia Tembus 2.919 Orang, Kekayaan Semakin Meningkat Berkat AI

Bisnis
4 bulan lalu

Prabowo Ingatkan Jajarannya Tak Takut Pergerakan Harga Saham: Fundamental Ekonomi Kita Harus Kuat!

Bisnis
4 bulan lalu

Harta Orang Terkaya Eropa Melejit Rp315 Triliun Berkat Lonjakan Saham LVMH

Bisnis
8 bulan lalu

PAM Mineral Bagi-Bagi Dividen Interim Rp159,53 Miliar, Setara Rp15 per Saham

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal