Beberkan Kondisi Keuangan Jiwasraya, Wamen BUMN: Buruk!

Suparjo Ramalan
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo

"Kondisi aset yang berkualitas buruk dengan pengeluaran produk yang tidak optimal ini membuat Jiwasraya memiliki defisit ekuitas sebesar kurang lebih Rp 38,6 triliun, nilai yang sangat fantastis," kata Tiko. 

Pemerintah melalui Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya telah mengupayakan beberapa pendanaan demi mempertahankan operasional perusahaan, hingga membayar bunga roll over, serta anuitas pensiun yang terakhir kali dilakukan pada Maret 2020.

Dana untuk menutup beban tersebut, berasal dari penerbitan REPO, optimalisasi aset properti, hingga penerbitan Medium Term Notes (MTN) yang dilakukan pada pertengahan 2018-2020.

Lantaran dihadapkan pada masalah liabilitas yang besar dan menggulung, Anggota Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya, Farid A Nasution, menyebut pihaknya menyadari bahwa penyelamatan polis Jiwasraya tidak akan berjalan optimal jika hanya mengandalkan skenario pendanaan yang telah dilakukan. 

Untuk itu diperlukan solusi fundamental dan komprehensif dalam rangka menyelamatkan seluruh polis Jiwasraya. 

"inilah yang mendasari pemerintah mendirikan IFG Life dengan memberikan PMN senilai Rp22 triliun, ditambah Rp4,7 triliun dari upaya fundraising yang dilakukan induk usaha IFG Life," kata Farid.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Belum Eksekusi Rampasan Aset Jiwasraya, Kejagung Tunggu Putusan Inkrah

15 jam lalu

Danantara Ungkap 52 Persen BUMN Masih Rugi, Hanya 15 Perusahaan Beri Dividen

3 hari lalu

Danantara Pangkas Perusahaan BUMN Besar-besaran, Target Sisa 200 dari 1.046

4 hari lalu

Rencana Tukar Guling Geo Dipa dan PNM Batal, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal