BEI Hapus Kode Broker di Tengah Sesi Perdagangan Mulai Juli, Ini Alasannya

Aditya Pratama
BEI akan menghapus kode broker dan kode domisil saat running trade mulai Juli 2021. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Dia menegaskan, kebijakan itu bukan untuk mendorong bursa semakin tertutup alias tidak transparan. Investor masih bisa mengakses data-data tersebut saat sesi perdagangan ditutup. "Data-data transaksi lengkap tetap dapat di akses di akhir hari," katanya.

Kebijakan tersebut, menurut Laksono, juga berlaku di bursa-bursa lain di dunia. Selama ini, dia menyebut, beban data transmisi BEI semakin berat oleh maraknya aktivitas trading.

"Trading engine (mesin perdagangan) yang kita pakai buatan Nasdaq dan data protokol yang baru dari Itch and Ouch terpaksa dimodifikasi untuk mengakomodasi ini. Kalau frequency transaksi masih rendah tidak terlalu masalah tapi kalau frekuensi transaksi naik mulai terasa bebannya. Kita harus ambil best practices yang ada di bursa-bursa lain," kata Laksono.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
3 hari lalu

IHSG Sepekan Menguat 1,93 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp11.449 Triliun 

14 hari lalu

RUPSLB BEI Angkat Alex Widi Kristiono Jadi Komisaris, Gantikan Oki Ramadhana

14 hari lalu

Yuk, Kenali Investasi Syariah! Ikuti Webinar Gratis Bersama BEI dan MNC Sekuritas: Jadi Investor Syariah

20 hari lalu

Danantara Siapkan Pelindo hingga Pupuk Indonesia Melantai di Bursa, Begini Tahapannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal