BEI Hapus Kode Broker di Tengah Sesi Perdagangan Mulai Juli, Ini Alasannya

Aditya Pratama
BEI akan menghapus kode broker dan kode domisil saat running trade mulai Juli 2021. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Dia menegaskan, kebijakan itu bukan untuk mendorong bursa semakin tertutup alias tidak transparan. Investor masih bisa mengakses data-data tersebut saat sesi perdagangan ditutup. "Data-data transaksi lengkap tetap dapat di akses di akhir hari," katanya.

Kebijakan tersebut, menurut Laksono, juga berlaku di bursa-bursa lain di dunia. Selama ini, dia menyebut, beban data transmisi BEI semakin berat oleh maraknya aktivitas trading.

"Trading engine (mesin perdagangan) yang kita pakai buatan Nasdaq dan data protokol yang baru dari Itch and Ouch terpaksa dimodifikasi untuk mengakomodasi ini. Kalau frequency transaksi masih rendah tidak terlalu masalah tapi kalau frekuensi transaksi naik mulai terasa bebannya. Kita harus ambil best practices yang ada di bursa-bursa lain," kata Laksono.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BEI Luncurkan Fitur Repo SBSN, Transaksi Sukuk Negara Kini Makin Mudah

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.287 Triliun

57 tahun lalu

BEI Tetapkan Susunan Direksi Baru usai RUPST, Ini Susunannya

57 tahun lalu

BEI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp1,07 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal