BI: Transaksi Pembayaran Online Kuartal IV-2018 Tumbuh 44,4 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Foto: AntarA)

Selain itu, kelancaran sistem pembayaran tetap terpelihara, baik dari sisi tunai maupun nontunai. Hal ini terlihat pada posisi uang yang diedarkan tumbuh 7,8 persen secara tahunan atau menurun dari 10,7 persen pada triwulan sebelumnya.

"Sistem pembayaran nontunai nilai besar melalui BI Real Time Gross Settlement (RTGS) dan nilai kecil melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) juga berjalan lancar," kata dia.

Kemudian, transaksi masyarakat menggunakan ATM-Debit, kartu kredit dan uang elektronik tumbuh 13,8 persen secara tahunan pada triwulan IV-2018. Angka ini meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya  yang hanya 12,1 persen.

"Transaksi uang elektronik tumbuh tinggi sebesar 218,9 persen (yoy) pada triwulan IV-2018, meskipun lebih rendah dibandingkan triwulan III 2018 sebesar 300,4 persen (yoy)," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

BI Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Menyusut jadi 146,2 Miliar Dolar AS di April 2026  

Nasional
6 hari lalu

BI Pantau Ketat Bank dan Perusahaan yang Banyak Beli Dolar AS!

Nasional
6 hari lalu

Bos BI Jelaskan Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.400 per Dolar AS

Nasional
6 hari lalu

Rupiah Tertekan, BI Batasi Pembelian USD jadi 25.000 Dolar AS per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal