Bitcoin Naik ke Atas 30.000 Dolar AS, Investor Diminta Tetap Waspada

Aditya Pratama
Harga Bitcoin alami kenaikan setelah mengalami titik terendah dalam enam bulan perdagangan. Namun, investor harus waspada karena penguatannya yang tak pasti. (Foto: Istimewa)

NEW YORK, iNews.id - Harga Bitcoin mengalami kenaikan setelah mengalami titik terendah dalam enam bulan perdagangan. Menurut Coin Metrics, mata uang kripto terbesar ini naik 4,3 persen pada hari Senin menjadi 31.278 dolar AS.

Mengutip CNBC, kripto terus bergerak seiring dengan kenaikan pasar saham Amerika Serikat (AS). Namun, pergerakan kripto harus diwaspadai oleh investor karena penguatannya yang tidak pasti.

Kepala penelitian di Valkyrie Investments, Jos Olszewicz menuturkan, ketidakpastian dalam ekonomi global karena inflasi yang tinggi dan kemungkinan berada dalam resesi kemungkinan akan memaksa semua aset turun setidaknya sampai akhir musim panas.

“Kami percaya reli bantuan ini adalah jebakan, dan bitcoin mungkin memiliki keuntungan jangka pendek tetapi kemungkinan besar akan melanjutkan tren penurunan yang telah kami lihat selama dua bulan terakhir,” ujarnya dikutip, Selasa (7/6/2022).

Dia menambahkan, faktor-faktor tersebut kemungkinan akan menyebabkan bitcoin jatuh ke level 22.000 dolar AS sebelum mengalami reli di akhir tahun ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.899 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

9 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

9 hari lalu

Inflasi September 2026 Tembus 3,28%, Harga Cabai hingga Daging Ayam Jadi Biang Kerok

11 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal