Bursa Karbon Minim Transaksi, Hari Ini Hanya Rp974.000

Dinar Fitra Maghiszha
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: istimewa)

Sebelumnya, Jeffrey mengakui bahwa likuiditas transaksi bursa karbon tak 'semegah' bursa saham. "Memang tidak se-likuid bursa saham. Dan karena ini masih tahap awal, jumlah pengguna jasa juga belum cukup banyak," kata Jeffrey kepada wartawan, Jumat (29/9/2023).

Demi memacu layanan penggunaan jasa bursa karbon, pihaknya tengah fokus melakukan sosialisasi dan pertemuan dengan sejumlah perusahaan potensial.

Sesuai Pasal 24 ayat penjelas huruf B tercantum ketentuan bahwa IDXCarbon selaku penyelenggara bursa karbon wajib menyediakan layanan, termasuk sosialisasi dan edukasi bagi calon dan/atau yang telah menjadi pengguna jasa bursa karbon.

"Diharapkan nantinya jumlah demand dan supply akan cukup banyak sehingga bisa lebih likuid," tutur Jeffrey.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Presiden Jokowi Resmikan Bursa Karbon Indonesia

3 tahun lalu

Luncurkan Bursa Karbon Indonesia, Jokowi Sebut Potensi Capai Rp3.000 Triliun

5 jam lalu

Danantara Siapkan Pelindo hingga Pupuk Indonesia Melantai di Bursa, Begini Tahapannya

6 jam lalu

MNC Sekuritas Dorong Semangat Investasi Mahasiswa melalui Seminar SMARTVEST 2026 di Universitas Sahid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal