Dapat Kredit dari Bank Dunia, Menteri ATR Percepat Sertifikasi Lahan

Ade Miranti Karunia Sari
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

Selain itu, dana itu juga digunakan untuk pembelian alat ukur Global Navigation Satelite System Real-Time Kinematic (GNSS-RTK) sebanyak hampir 700 unit. "Sebagian dari APBN telah kita beli alat itu sisanya dari pinjaman Bank Dunia. Kemudian, membangun sistem," ucapnya.

Adapun wilayah sasaran program bantuan dari Bank Dunia salah satunya provinsi yang rentan terhadap kebakaran hutan akibat konflik penggunaan lahan. Provinsi yang dimaksud adalah provinsi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.

Sebagai informasi, Kementerian ATR/BPN berhasil memberikan 1,4 juta sertifikat tanah kepada masyarakat di seluruh provinsi Indonesia selama periode Januari-Juni atau semester I-2018.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
17 hari lalu

Bukan Salah Hitung! Ini Alasan Angka Kemiskinan RI versi BPS dan Bank Dunia Beda

24 hari lalu

Bank Dunia Sebut 64,2% Warga RI Masih Miskin, BPS Ungkap Penyebabnya

27 hari lalu

Prabowo Tolak Tawaran IMF: Indonesia Tak Mau Tambah Utang, Pilih Perkuat Ekonomi Sendiri

2 bulan lalu

Pramono Ungkap Kemampuan Fiskal Pemprov DKI, Bisa Terbitkan Obligasi Daerah hingga Rp20 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal