Dipenjara 150 Tahun, Raja Investasi Bodong Sakit Parah dan Minta Bebas Lebih Cepat

Rahmat Fiansyah
Bernie Madoff. (Foto: AFP)

Madoff meminta kepada jaksa untuk membebaskannya, sehingga bisa menghabiskan sisa hidupnya bersama seorang teman. Dia berharap Presiden Donald Trump bisa memberikan grasi kepadanya sehingga masa hukumannya berkurang.

Keinginan untuk bebas sudah diajukan oleh pengacaranya ke Pengadilan Distrik Manhattan. Jika bebas, Madoff yang sudah kehilangan seluruh kekayaannya itu akan hidup dari bantuan sosial lewat program Social Security and Medicare.

Pada 2009, Madoff divonis 150 tahun penjara oleh pengadilan. Dia terbukti bersalah dalam 11 kasus setelah mengumpulkan dana investor puluhan miliar dolar AS melalui Bernard L. Madoff Investment Securities.

Tak lama setelahnya, dua anak laki-laki Madoff, Mark dan Andrew meninggal dunia. Mark bunuh diri pada Desember 2010. Sementara Andrew meninggal pada 2014 karena kanker. Istrinya Ruth Madoff yang masih hidup beberapa kali digugat oleh korban suaminya.

Gregg Felsen, salah satu korban Madoff, mengaku tak memiliki simpati atas kondisi Madoff saat ini.

"Dia sakit parah? Saya jatuh miskin. Dia menghancurkan hidup banyak orang dan tak berhak memperoleh keringanan hukuman apa pun," ujar Fellsen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Seleb
1 bulan lalu

Kronologi Lengkap Suami Boiyen Diduga Gelapkan Dana Investasi, Kena Somasi!

Nasional
11 bulan lalu

Bareskrim Bongkar Investasi Bodong Kripto, Kerugian Capai Rp105 Miliar!

Buletin
1 tahun lalu

Bareskrim Sita Uang Rp52 Miliar dari Kasus Investasi Bodong Robot Trading

Buletin
1 tahun lalu

Penampakan Mobil Mewah Disita terkait Kasus Robot Trading Net89, Total Senilai Rp15 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal