Ditopang Kinerja Positif Perusahaan Besar AS, Wall Street Kembali Ditutup Menguat

Anggie Ariesta
Ilustrasi Wall Street. (Foto: Reuters)

Imbal hasil pada catatan Treasury 10-tahun patokan mundur mengikuti data, sementara utilitas (.SPLRCU) dan real estate (.SPLRCR) - keduanya cenderung naik ketika imbal hasil turun - adalah sektor S&P 500 dengan kinerja terbaik hari ini.

"Penurunan hasil mungkin menunjukkan bahwa pasar berpikir The Fed harus berputar dan menurunkan suku bunga di beberapa titik, mungkin dalam periode 12 bulan ke depan," kata Mona Mahajan. 

Saham telah mengalami peningkatan ketika The Fed menaikkan suku bunga 75 bps pada Rabu (27/7/2022), dan komentar Gubernur The Fed, Jerome Powell, meredam kekhawatiran tentang laju kenaikan suku bunga. 

"Lebih banyak investor yang masuk sekarang karena mereka pikir setidaknya tidak akan ada kejutan besar pada neraca musim panas sejauh menyangkut suku bunga," kata Alan Lancz, presiden Alan B. Lancz & Associates Inc, sebuah firma penasihat investasi yang berbasis di Ohio.

The Fed pada hari Rabu menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 bps dalam upaya bank sentral AS untuk meredam inflasi yang melonjak. 
Investor telah menyatakan keprihatinan bahwa inflasi dan kenaikan suku bunga Fed yang agresif pada titik tertentu dapat mengarahkan ekonomi ke dalam resesi. 

Di antara saham yang menurun, induk Facebook dan Instagram Meta Platforms Inc (META.O) turun 5,2 persen setelah membukukan penurunan pendapatan kuartalan pertama kalinya. 

Volume di bursa AS adalah 11,21 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,86 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Terungkap, Perusahaan Jasa K3 Setor Rp100 Juta Tiap Tahun ke Kemnaker Demi Surat Izin Operator

Aksesoris
13 hari lalu

Harga Tutup Tangki Lamborghini Rp20 Juta, Heboh! Mekanik Temukan Part Sama dengan Ford Cuma Rp681 Ribu

Mobil
2 bulan lalu

Unik! Ford Hilangkan Bagasi Depan pada Mustang Mach-E 2026, Kini Jadi Opsi Tambahan Harus Bayar

Nasional
2 bulan lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal