Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah pun Anjlok Ditutup di Rp13.580 per USD

Ranto Rajagukguk
Rupiah melemah pada penutupan perdagangan sore ini (Foto: iNews.id/Yudistiro)

Sekadar informasi nilai tukar dolar AS naik terhadap sebagian besar mata uang karena data laporan ekonomi negeri Paman Sam yang tercatat positif.

Mengutip Xinhua, Rabu (1/11/2017), indeks kepercayaan konsumen mencapai 125,9 di bulan Oktober, tertinggi dalam hampir 17 tahun, menurut Conference Board pada hari Selasa 31 Oktober 2017.

Sementara itu, Federal Reserve AS memulai pertemuan dua hari kebijakannya pada hari Selasa 31 Oktober 2017 dan dijadwalkan untuk mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya pada hari ini.

"Fed diperkirakan akan mengumumkan tidak ada perubahan dalam kebijakan besok, namun bisa menggunakan pernyataan tersebut untuk memberi sinyal pada pergerakan Desember, mungkin dengan meningkatkan ekonomi," kata Chris Low, ekonom kepala di FTN Financial.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
11 jam lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Rupiah Hari Ini Ditutup Turun ke Rp18.009 per Dolar AS

13 jam lalu

Menjaga Nilai Tukar Rupiah: Saatnya Transformasi Peran Gubernur BI

15 jam lalu

Mundurnya Perry Warjiyo dan Tiga Risiko yang Tidak Boleh Diremehkan

16 jam lalu

Pengamat Nilai Mundurnya Perry Warjiyo Jadi Sentimen Negatif bagi Nilai Tukar Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal