Dolar AS Melemah Tipis di Tengah Data Ketenagakerjaan Terbaru

Djairan
Kurs dolar AS melemah. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis pada akhir perdagangan Jumat (4/9/2020) waktu setempat. Pasalnya, pelaku pasar mencermati data ketenagakerjaan Agustus yang baru dirilis.

Mengutip Xinhua, Sabtu (5/9/2020), indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,02 persen menjadi 92,7188.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1849 dolar AS dari 1,1855 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3289 dolar AS dari 1,3271 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7296 dolar AS dari 0,7274 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,19 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,05 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9122 franc Swiss dari 0,9089 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,3046 dolar Kanada dari 1,3129 dolar Kanada.

Pengusaha AS menambahkan 1,4 juta pekerjaan pada Agustus dan tingkat pengangguran turun menjadi 8,4 persen karena pasar tenaga kerja yang dilanda pandemi terus perlahan pulih, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat.

"Perbaikan di pasar tenaga kerja ini mencerminkan berlanjutnya aktivitas ekonomi yang telah dibatasi karena pandemi virus korona (COVID-19) dan upaya untuk menahannya," kata biro itu dalam laporan ketenagakerjaan bulanannya.

Tingkat pengangguran AS sebelumnya melonjak ke rekor 14,7 persen pada April karena Covid-19 menghancurkan ekonomi. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Keuangan
4 hari lalu

Rupiah Tertekan di Perang AS-Israel vs Iran, Ditutup di Rp16.872

Nasional
9 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp16.759 per Dolar AS

Nasional
16 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Nasional
23 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke Rp16.828 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal