Dolar AS Menguat Imbas Data Klaim Pengangguran

Suparjo Ramalan
Dolar AS menguat. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Kamis (25/3/2021) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati banyak data ekonomi.

Mengutip Xinhua, Jumat (26/3/2021), indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,28 persen menjadi 92,7889.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1778 dolar AS dari 1,1821 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3742 dolar AS dari 1,3693 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7583 dolar AS dari 0,7597 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,10 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,70 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9390 franc Swiss dari 0,9355 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2610 dolar Kanada dari 1,2565 dolar Kanada.

Klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, berada di 684.000 dalam pekan yang berakhir 20 Maret, turun 97.000 dari level revisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan 735.000 dari ekonom yang disurvei oleh Dow Jones. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp17.848 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal