Ekonom Sarankan BI Beri Insentif untuk Transaksi DNDF

Isna Rifka Sri Rahayu
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) memberikan alternatif bagi pelaku ekonomi untuk melakukan lindung nilai di pasar valuta asing (valas) dalam negeri. Salah satunya adalah transaksi domestic non deliverable forward (DNDF) agar memudahkan lindung nilai terhadap risiko nilai tukar rupiah.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, pilihan transaksi DNDF ini merupakan langkah yang bagus untuk menstabilkan rupiah. Namun, BI diharapkan dapat memberikan berbagai insentif yang menarik agar pemakai NDF di luar negeri tertarik gunakan NDF dalam negeri.

"Kalau perlu berikan berbagai insentif sehingga pemakaian DNDF bisa lebih luas khususnya sebagai instrumen hedging," ujarnya kepada iNews.id, Minggu (30/9/2018).

Ia melanjutkan, insentif dapat berupa penetapan biaya transaksi yang lebih murah dari NDF luar negeri. Pasalnya, selama ini pasar NDF luar negeri sering digunakan para trader valas untuk spekulasi kurs rupiah yang dapat membahayakan stabilitas ekonomi Indonesia.

"Paling penting soal biaya transaksi yang lebih murah dari kontrak NDF di Singapura. Harapannya ada hijrah perusahaan yang pakai NDF di Singapura jadi ke DNDF," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
9 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

1 hari lalu

KSSK Tegaskan Stabilitas Sistem Keuangan Kuartal III 2026 Terjaga, Soroti Tekanan Rupiah dan Isu MSCI

1 hari lalu

Rupiah Kembali Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Rp18.160 per Dolar AS

5 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal