IHSG hari ini diprediksi melemah pada sepanjang perdagangan imbas kekhawatiran The Fed akan menaikkan Federal Funds Rate (FFR) sampai 125 bps hingga akhir 2022. (Foto: Dok. MPI)
Anggie Ariesta

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi melemah pada sepanjang perdagangan imbas kekhawatiran The Fed akan menaikkan Federal Funds Rate (FFR) sampai 125 bps hingga akhir tahun. Indeks saham akan berada di rentang 7.106-7.217.

Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, jika The Fed berlanjut menaikkan FFR hingga 4,6 persen di tahun 2023, bakal terjadi aksi jual di Wall Street dan sentimen negatif bagi bursa Indonesia.

"Jika dikombinasikan dengan turunnya EIDO sebesar 0,29 persen serta jatuhnya harga beberapa komoditas ditengah perkiraan akan kembali jatuhnya nilai tukar Rupiah di level Rp15.000 berpeluang menjadi sentimen negatif bagi perdagangan di Bursa Indonesia Kamis ini," jelas Edwin dalam keterangan resminya, Kamis (22/9/2022).

Sentimen lainnya juga sambil menunggu response Bank Indonesia apakah akan kembali menaikkan 7DRR sebesar 25 bps.

Sebelumnya, Federal Reserve atau The Fed kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin. Keputusan ini sejalan dengan ekspektasi pasar.

Dilansir Bloomberg, rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung 20-21 September 2022 memutuskan kenaikan kisaran suku bunga acuan Fed Fund Rate 75 basis poin menjadi 3 persen–3,25 persen.

Saham rekomendasi Buy: ANTM, HRUM, AGII, INCO, PGAS, ELSA, UNVR, CPIN, ITMG, BBRI, LSIP

Saham-saham rekomendasi Edwin Sebayang yang dapat menjadi pilihan diantaranya:
ANTM 1,980 - 2,180
HRUM 1,805 - 1,995
AGII 2,300 - 2,540
INCO 6,300 - 6,950
PGAS 1,720 - 1,900


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT