Sementara yang menguat hanya sektor bahan baku, yang naik 0,06 persen, konsumsi siklikal tumbuh 0,80 persen, dan teknologi positif 0,20 persen.
Investor asing secara akumulatif melakukan net sell atau penjualan bersih senilai Rp374,51 miliar, terdiri dari Rp207,04 miliar di pasar reguler dan Rp167,46 miliar di pasar negosiasi-tunai. Tiga penjualan asing teratas, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp134,0 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp80,1 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp37,6 miliar.
Sementara transaksi net buy asing, di antaranya PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp260,6 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp49,2 miliar. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) Rp15,9 miliar
Adapun saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) menguat 34,91 persen ke Rp228, PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) melesat 34,81 persen di Rp348, dan PT Indo Oils Perkasa Tbk (OILS) naik 22,97 persen di Rp364.
Sedangkan saham-saham yang masuk top losers, antara lain saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) melemah anjlok 6,83 persen ke Rp300, PT Modernland Realty Ltd Tbk (MDLN) melemah 6,49 persen di Rp72, dan PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) merosot 6,25 persen di Rp75.