IHSG Pekan Depan Berpotensi Melemah, Ini Faktornya

Aditya Pratama
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami konsolidasi melemah pada pekan depan. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami konsolidasi melemah pada pekan depan. Ini dipengaruhi sejumlah sentimen baik eksternal maupun domestik.

Direktur PT Anugrah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, pasar keuangan masih akan dipengaruhi kemajuan perundingan stimulus fiskal di Amerika Serikat. "Saat ini, ekonomi Amerika Serikat sangat membutuhkan stimulus fiskal menyusul perlambatan pemulihan ekonomi yang terjadi," ujar Hans dalam keterangannya, Minggu (11/10/2020).

Pasar sempat bereaksi negatif ketika Presiden AS Donald Trump membatalkan negosiasi pada awal pekan. Tetapi, sesudah itu Trump memberikan dukungan stimulus terutama bantuan untuk maskapai penerbangan dan langkah-langkah stimulus lainnya.

Namun, Ketua DPR AS Nancy Pelosi menolak gagasan RUU mandiri untuk bantuan maskapai penerbangan tanpa kesepakatan stimulus yang lain. Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin kembali gagal mencapai kesepakatan pada akhir pekan lalu.

Mnuchin mengajukan proposal baru, tetapi pembantu Pelosi mengatakan bahwa proposal tersebut tidak memiliki rencana luas dan rinci untuk mengatasi pandemi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat ke 5.893, ESTA-YUPI Pimpin Top Gainers

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.287 Triliun

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Kembali Ditutup Melemah ke 5.643, Nilai Transaksi Tembus Rp15 Triliun

57 tahun lalu

IHSG Dibuka Anjlok ke 5.801, 225 Saham Parkir di Zona Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal