JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan turun 1,57 persen ke level 6.008 meninggalkan level 6.100. Penutupan pekan sebelumnya indeks berada di level 6.104.
Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menyebut, terkoreksinya IHSG pada pekan ini disebabkan adanya temuan varian baru Covid-19 di sejumlah negara yang memengaruhi sentimen di pasar modal Indonesia.
"Varian baru dari Covid-19 sempat menyebabkan pasar agak panik, orang khawatir takutnya varian baru ini proteinnya tidak dikenali oleh vaksin sehingga butuh waktu lagi untuk melakukan penelitian tentang vaksin sehingga pasar agak panik," ujar Hans saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (26/12/2020).
"Tapi, varian baru dari Covid-19 itu nampaknya masih dalam penelitian bahwa pakar dunia menyatakan bahwa proteinnya masih sama sehingga vaksin akan efektif," katanya.
Hans menambahkan, faktor lain yang ada pada pekan sebelumnya datang dari pembicaraan mengenai Brexit. Pasalnya, seperti banyak diberitakan Brexit sulit mencapai kesepakatan sehingga pasar terkoreksi.