JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), pada perdagangan hari ini, Selasa (27/4/2021). Walaupun sempat menguat tipis 6 poin, rupiah akhirnya kembali ke level Rp14.485 per dolar AS, pada penutupan perdagangan.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini, dipicu meningkatnya kasus Covid-19 di DKI Jakarta khususnya di kawasan perkantoran.
Sebagai informasi, Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta mencatat pada periode 5-19 April ada 61 kasus yang berasal dari 98 perusahaan yang melapor di DKI Jakarta.
Pada periode 12-18 April naik menjadi 100 dari 97 perusahaan yang melaporkan. Kemudian periode 19-25 April ada 159 kasus positif di 198 perusahaan yang melapor," Kata Ibrahim dalam riset hariannya, Selasa (27/4/2021).
Lonjakan kasus Covid-19 cluster perkantoran terjadi karena saat Ramadan, para pekerja cenderung melakukan kegiatan buka bersama, tanpa memperhatikan protokol kesehatan, yakni tidak menggunakan masker dan duduk tidak berjarak.
"Selain itu, sejumlah karyawan yang sudah melakukan vaksinasi baik dosis satu dan dua pun masih terpapar Covid -19. Perusahaan juga harus terus melapor secara rutin 1-2 bulan sekali, karena tidak ada jaminan setelah vaksinasi pekerja tidak terpapar," ujar Ibrahim.
Untuk perdagangan Rabu (28/4/2021), Ibrahim memprediksi rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp14.470-Rp14.500.