Kembangkan Instrumen Repo, BI Pastikan Pendalaman Pasar Keuangan Makin Efektif

Rina Anggraeni
Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat untuk menukarkan enam pecahan uang kertas tahun emisi 1968, 1975, dan 1977 dengan batas waktu hari ini. (Foto: ilustrasi/Okezone) 

JAKARTA, iNews.id - Pengembangan repurchase agreement (repo) merupakan fondasi bagi pengembangan pasar keuangan nasional yang lebih efektif. Pasalnya, instrumen repo memiliki fitur kolateral dalam memenuhi kebutuhan dana jangka pendek. 

Terkait dengan itu, Bank Indonesia (BI) meminta Perbankan semakin mendukung pengembangan pasar Repo di Indonesia dengan melakukan shifting dari transaksi Non Collateralized (PUAB dan PUAS) ke transaksi repo, serta memperluas cakupan pelaku transaksi repo hingga menjangkau pelaku non perbankan. 

Menurut dia, BI bersama Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong berkembangnya transaksi repo, baik konvensional maupun syariah, dengan kolateral surat utang negara dan korporasi. 

"Hal tersebut dilakukan melalui standardisasi transaksi repo, edukasi, dan mendorong pembentukan suku bunga repo yang kompetitif, serta pengembangan infrastruktur pasar keuangan," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, di Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Dewan Komisioner OJK, Heru Kristiyanto, menyampaikan transaksi repo tidak menandakan bank pelakunya mengalami kesulitan likuiditas, tapi merupakan bagian dari strategi pengelolaan likuiditas harian. Bank pelaku transaksi repo dinilai memiliki profil resiko yang lebih baik dibanding bank pelaku transaksi non collateralized (PUAB). 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Photo
5 tahun lalu

Bank Indonesia Targetkan 12 Juta Pengguna QRIS Tahun 2021

Nasional
5 hari lalu

Cadangan Devisa RI Turun Jadi 151,9 Miliar Dolar AS per Februari 2026, Ini Penyebabnya

Nasional
16 hari lalu

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan hingga September 2026

Nasional
16 hari lalu

BI Tambah Kuota Penukaran Uang Baru! Begini Cara Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal