Namun, Jonatan mampu membaca perubahan tersebut dan memberikan respons tepat. Dia berhasil menemukan pola permainan untuk membalikkan situasi hingga akhirnya mengamankan kemenangan dua gim langsung.
"Di gim kedua saya memang tertinggal karena dia beberapa kali ada perubahan-perubahan strategi, tapi saya bisa merespons dengan counter-strateginya juga," kata Jonatan.
Setelah melewati laga pertama, Jonatan langsung memasang target tinggi di China Masters 2026. Dia ingin melangkah sejauh mungkin karena setiap kemenangan memiliki arti penting dalam persaingan menuju World Tour Finals.
"Harapannya bisa melangkah sejauh mungkin di China Masters ini. Fokusnya adalah tetap mau ambil poin sebanyak-banyaknya untuk mengejar kelolosan ke World Tour Finals," tutur Jonatan.
Jonatan juga tidak merasa terbebani dengan statusnya sebagai unggulan pertama di turnamen ini. Menurut dia, posisi unggulan hanya berpengaruh terhadap susunan bagan pertandingan, sedangkan tantangan dari setiap lawan tetap sama.
"Untuk perbedaan sekarang unggulan satu, saya rasa tidak ada. Paling beda bagan saja yang sekarang di atas, tapi lawan-lawan juga sama saja," ucap Jonatan.
Kemenangan atas Leong Jun Hao menjadi langkah awal Jonatan dalam menjaga peluang meraih hasil terbaik di China Masters 2026. Dia kini akan fokus menghadapi pertandingan berikutnya dengan target terus mengumpulkan poin penting menuju ajang penutup musim BWF tersebut.