Masuk Kuartal IV 2023, OJK: 65 Perusahaan Masih Antre IPO

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan minat perusahaan untuk melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tinggi meskipun sudah memasuki kuartal IV 2023. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, hingga 27 Oktober 2023, masih terdapat 65 perusahaan yang atre IPO di BEI. Adapun, nilai emisi rencana IPO tersebut ditaksir mencapai Rp11,34 triliun.

Dia menjelaskan, sepanjang tahun ini, minat penghimpunan dana di pasar modal melalui IPO telah mencapai Rp204,14 triliun dengan 68 perusahaan tercatat (emiten) baru.

Secara rinci, sebanyak 66 perusahaan melakukan IPO dengan nilai emisi sebesar Rp51,96 triliun. Selanjutnya, total himpunan dana di pasar modal juga dikontribusikan oleh 19 Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan nilai emisi sebesar Rp37 triliu. 

Sebanyak 9 penerbitan Efek Bersifat Utang atau Sukuk tercatat memiliki nilai emisi Rp7,97 triliun, serta Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Tahap I, II dan seterusnya memiliki nilai emisi sebesar Rp107,21 triliun.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
23 jam lalu

BEI Pasang Target 25 Perusahaan IPO Tahun Depan, Transaksi Harian Naik Jadi Rp21 Triliun

1 hari lalu

BEI Targetkan Kapitalisasi Pasar Tembus Rp30.000 Triliun di 2030, Investor Capai 35 Juta 

1 hari lalu

Pemegang Saham BEI Setujui Perubahan AD/ART untuk Demutualisasi Bursa

2 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 106 Poin ke Level 5.266, Mayoritas Saham Berguguran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal