Pembiayaan Alat Berat Terus Jadi Primadona Multifinance

MNC Media
MNC Guna Usaha Indonesia sebagai perusahaan pembiayaan turut merasakan pertumbuhan khususnya pada pembiayaan alat berat. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pembiayaan alat berat masih mempertahankan posisinya sebagai primadona khususnya bagi Multifinance di tahun ini. Tren pertumbuhan yang sebelumnya diperkirakan melambat menjadi 5 persen hingga 10 persen justru menjadi sinyal baik bagi lini pembiayaan alat berat.

Alat berat selalu menunjukan angka positif khususnya pada industri leasing. Permintaan yang terus melambung mampu mendorong pelaku industri khususnya sektor pertambangan dalam kebutuhan alat berat. 

MNC Guna Usaha Indonesia sebagai perusahaan pembiayaan juga turut merasakan pertumbuhan khususnya pada pembiayaan alat berat. 

Direktur MNC Guna Usaha Indonesia, Yusnadi Liaw mengatakan, pembiayaan alat berat di MNC Guna Usaha Indonesia terus mengalami pertumbuhan dengan angka yang positif sejak awal tahun 2023 dan diharapkan tahun ini angka pertumbuhan terus melaju naik. 

Besarnya permintaan alat berat dari para pelaku industri Pertambangan di Tanah Air diharapkan terus bertahan dan tumbuh hingga akhir tahun ini. Lini bisnis ini dikatakan menjadi backbone bagi perusahaan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
27 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Bisnis
1 bulan lalu

Portofolio Sustainable Loans BRI Tembus Rp811,9 Triliun di 2025, Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif

Nasional
1 bulan lalu

Cadangan Devisa RI Turun Jadi 151,9 Miliar Dolar AS per Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis
1 bulan lalu

BRI Perkuat Program Gentengisasi Lewat Skema KUR Perumahan, Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal