Perbankan Berisiko Beri Kredit ke Holding BUMN Tambang

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Seperti yang diketahui, Holding BUMN Tambang resmi terbentuk pada akhir November kemarin. PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) Tbk menjadi induk dari PT Bukit Asam (Persero), PT Timah (Persero) Tbk, dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam).

Rencananya Holding BUMN tersebut akan membangun pabrik pemurnian (smelter) yang tentunya membutuhkan dana yang besar. Dengan demikian, terbentuknya holding tersebut memberi kekhawatiran bagi sektor perbankan.

Sebab, secara tidak langsung, perbankan pelat merah akan dipaksa untuk menyalurkan kredit kepada perusahaan Holding BUMN tambang guna memberikan dana segar dalam membangun smelther.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
23 hari lalu

Penuhi Kebutuhan Layanan Keuangan, BRILink Agen Waisun Jadi Andalan Warga di Papua Pegunungan

Nasional
2 bulan lalu

Waspada Penipuan Berkedok Ucapan Natal Palsu, Ini Modusnya!

Keuangan
2 bulan lalu

LPDB Koperasi Luncurkan Aplikasi BEST, Jamin Seleksi Mitra Perbankan Lebih Transparan

Nasional
3 bulan lalu

Inalum Kantongi Rp8,03 Triliun dari Danantara untuk Garap Proyek Smelter Mempawah  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal