Platform Kripto Singapura Tangguhkan Penarikan Dana karena Masalah Keuangan

Jeanny Aipassa
Ilustrasi Vauld, platform kripto asal Singapura. (Foto: Istimewa)

Meski menangguhkan penarikan dana, Vauld memberikan pengaturan khusus untuk simpanan pelanggan berdasarkan kebutuhan bagi perusahaan untuk membayar kembali pinjaman.

Perusahaan akan bekerja dengan Kroll sebagai penasihat keuangan, Cyril Amarchand Mangaldas dan Rajah & Tann Singapura sebagai penasihat hukum di India dan Singapura. Mereka akan menjajaki kemungkinan opsi, termasuk restrukturisasi.

Darsham Bathija mengungkapkan, pihaknya juga bertemu dengan calon investor dan akan mengajukan moratorium ke Pengadilan Singapura pada setiap proses yang dihadapi perusahaan. Ini akan memungkinkan Vauld melakukan restrukturisasi yang diusulkan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Kuliner
12 jam lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Nasional
2 hari lalu

Timothy Ronald Kembali Dilaporkan ke Polisi terkait Penipuan, Korban Rugi Rp1 Miliar

Internet
4 hari lalu

Sempat Bungkam, Korban Kripto Timothy Ronald Ngaku Diserang Buzzer hingga Doxing

Seleb
5 hari lalu

Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Ungkap Selain Alami Rugi juga Diintimidasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal