Platform Kripto Singapura Tangguhkan Penarikan Dana karena Masalah Keuangan

Jeanny Aipassa
Ilustrasi Vauld, platform kripto asal Singapura. (Foto: Istimewa)

Meski menangguhkan penarikan dana, Vauld memberikan pengaturan khusus untuk simpanan pelanggan berdasarkan kebutuhan bagi perusahaan untuk membayar kembali pinjaman.

Perusahaan akan bekerja dengan Kroll sebagai penasihat keuangan, Cyril Amarchand Mangaldas dan Rajah & Tann Singapura sebagai penasihat hukum di India dan Singapura. Mereka akan menjajaki kemungkinan opsi, termasuk restrukturisasi.

Darsham Bathija mengungkapkan, pihaknya juga bertemu dengan calon investor dan akan mengajukan moratorium ke Pengadilan Singapura pada setiap proses yang dihadapi perusahaan. Ini akan memungkinkan Vauld melakukan restrukturisasi yang diusulkan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 hari lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

8 hari lalu

Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Jadi Jalur Pelayaran Bebas

8 hari lalu

Prabowo ke PM Lawrence Wong: Singapura Tetangga Dekat, Stabilitas Jadi Kepentingan Bersama

14 hari lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal