Platform Kripto Singapura Tangguhkan Penarikan Dana karena Masalah Keuangan

Jeanny Aipassa
Ilustrasi Vauld, platform kripto asal Singapura. (Foto: Istimewa)

Meski menangguhkan penarikan dana, Vauld memberikan pengaturan khusus untuk simpanan pelanggan berdasarkan kebutuhan bagi perusahaan untuk membayar kembali pinjaman.

Perusahaan akan bekerja dengan Kroll sebagai penasihat keuangan, Cyril Amarchand Mangaldas dan Rajah & Tann Singapura sebagai penasihat hukum di India dan Singapura. Mereka akan menjajaki kemungkinan opsi, termasuk restrukturisasi.

Darsham Bathija mengungkapkan, pihaknya juga bertemu dengan calon investor dan akan mengajukan moratorium ke Pengadilan Singapura pada setiap proses yang dihadapi perusahaan. Ini akan memungkinkan Vauld melakukan restrukturisasi yang diusulkan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
10 jam lalu

Negara Terkaya di Asia Cetak Rekor Penerimaan Pajak, Nilainya Tembus Rp1.356 Triliun

3 hari lalu

Kekayaan 50 Orang Terkaya Singapura Tembus Rp4.214 Triliun, Eduardo Saverin Tempati Posisi Puncak

15 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Asap Karhutla Kalimantan Bisa Terbawa sampai Malaysia-Singapura

15 hari lalu

Kabut Asap dan Panas, Masjid-Masjid di Singapura Persingkat Pelaksanaan Salat Jumat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal