Prediksi IHSG Awal Pekan Depan, Bakal Kembali ke Level 7.000?

Dinar Fitra Maghiszha
Ilustrasi prediksi IHSG awal pekan depan (Dok. ist)

"Data tersebut mengindikasikan bahwa penurunan inflasi lebih disebabkan oleh penurunan harga dibandingkan penurunan konsumsi domestik," kata Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Minggu (1/10/2023).

Dari sisi manca negata terutama regional Asia, investor menantikan data purchasing managers index (PMI) manufaktur Jepang untuk periode September. Tak hanya negeri Sakura, Amerika Serikat, China, Uni Eropa, dan Britania Raya juga merilis indeks manufakturnya.

Phintraco memperkirakan data manufaktur China dapat kembali ke batas ekspansif. "Kondisi ini dapat memberikan sentimen positif untuk pasar modal Indonesia di pekan depan," tutur dia.

Sejumlah pejabat bank sentral AS atau Federal Reserve juga menjadi fokus investor untuk mengukur seberapa lama upaya The Fed untuk mempertahankan suku bunga. Angka klaim pengangguran, data tenaga kerja swasta AS, hingga pertemuan OPEC, juga tak luput dari kacamata pelaku pasar.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat ke 6.118, Nilai Transaksi Tembus Rp9,96 Triliun

2 hari lalu

IHSG Anjlok 6,96 Persen Sepanjang September 2026, Investor Asing Jual Saham Rp10,24 Triliun

5 hari lalu

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke 6.036, Nilai Transaksi Tembus Rp12,5 Triliun

5 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 275 Saham Melejit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal