Rencana Pengenaan Tarif Tarik Tunai dan Cek Saldo di ATM Link Batal

Aditya Pratama
Pengenaan tarif tarik tunai dan cek saldo di ATM Link dibatalkan.(Foto: dok.)

Adapun rencana Himbara yang ingin menormalkan pengenaan biaya cek saldo dan tarik tunai di ATM Link sebetulnya didasari oleh keinginan untuk mengedukasi masyarakat menggunakan mobile banking. Namun, hal tersebut dibatalkan karena polemik di masyarakat.

"Tetapi rasanya polemiknya dan lain lain lebih seru daripada manfaat kecil yang diperoleh oleh bank yang tadi mau mengedukasi orang supaya lebih ke mobile banking," ucapnya.

Seperti diketahui, awalnya tarik tunai nasaban bank BUMN di ATM Link akan dikenakan tarif Rp5.000. Sedangkan cek saldo Rp2.500 dari semula gratis.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
12 hari lalu

Cair Dirapel Rp900 Ribu! Pemerintah Salurkan BSU untuk 13,3 Juta Pekerja di Akhir Tahun

12 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp37 Triliun untuk Bayar Cicilan Kopdes Merah Putih, Pencairan Tunggu Audit BPK

26 hari lalu

Kemenkeu Pastikan Dana SAL Rp299 Triliun Tetap di Himbara hingga Juli 2027

2 bulan lalu

Purbaya Sebut Suntikan Likuiditas Rp400 Triliun Picu Pemulihan Penjualan Mobil-Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal