Rupiah Diprediksi Semakin Menguat terhadap Dolar AS Pekan Depan, Ini Pendorongnya

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah diprediksi akan semakin menguat setelah bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) memberi sinyal dovish. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Sejumlah posisi menteri digantikan oleh nama lain, salah satunya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly. Adapun Yasonna, politikus senior PDI Perjuangan, digantikan oleh politikus senior Partai Gerindra Supratman Andi Agtas.

Menteri lain yang di-reshuffle adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif. Arifin diganti oleh Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Untuk menggantikan Bahlil Lahadalia, Rosan Roeslani ditunjuk menjadi Menteri Investasi/Kepala BKPM yang baru. Sebagai catatan, Rosan merupakan Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.

Di pertengahan pekan ini, tepatnya Rabu (21/8/2024), Bank Indonesia (BI) juga telah mengumumkan bahwa kembali menahan suku bunga acuannya di level 6,25 persen. Hal ini tak serta-merta membuat rupiah melanjutkan tren penguatannya. Justru rupiah terpantau mengalami pelemahan pasca pengumuman tersebut.

Sementara, pada Kamis (22/8/2024), rupiah ditutup ambruk hingga mencapai Rp15.600 per dolar AS karena situasi politik dalam negeri yang memanas dengan ribuan massa turun ke jalan memadati Gedung DPR.

Namun, setelah itu rupiah terpantau kembali perkasa pada Jumat kemarin bersamaan dengan mata uang Asia lainnya.

Kemarin malam, ketua bank sentral AS (The Fed) Jerome Powell menyampaikan dalam pidato di Simposium Bank Sentral Jackson Hole yang menunjukkan sinyal lebih jelas perihal pemangkasan suku bunga.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Aparat Sita 17.400 Dolar AS dari 4 Pegawai KPK Gadungan

Nasional
2 hari lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.090 per Dolar AS

Nasional
3 hari lalu

Strategi BI usai Rupiah Tembus Level Rp17.100 per Dolar AS

Nasional
4 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.105, Airlangga: Mata Uang Lain Juga Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal