Rupiah Hari Ini Merosot ke Rp15.357 per Dolar AS Gara-gara Peringatan IMF dan Bank Dunia

Advenia Elisabeth
Rupiah merosot ke Rp15.357 per dolar AS pada penutupan hari ini, Selasa (11/10/2022). (Foto: dok iNews)

Dia menjelaskan, roda perekonomian di wilayah Eropa melambat karena harga gas alam melonjak. Sementara itu, perlambatan ekonomi China juga terjadi karena kebijakan zero covid policy dan volatilitas di sektor perumahan. 

Terkait dengan itu, IMF menghitung bahwa sekitar sepertiga dari ekonomi dunia akan mengalami kontraksi setidaknya dua kuartal berturut-turut tahun ini dan tahun depan.

"Perlambatan pertumbuhan di negara-negara maju, kenaikan suku bunga, risiko iklim dan berlanjutnya harga pangan dan energi yang tinggi sangat memukul negara-negara berkembang, termasuk Indonesia yang bisa saja akan terkena imbasnya," tutur Ibrahim. 

Untuk perdagangan besok, Rabu (12/10/2022), Ibrahim memprediksi mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.350 - Rp15.400.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Secret Service hingga FBI Ikut Uji Keaslian Dolar AS Sitaan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

7 hari lalu

Mengapa Dolar Bertahan di Rp18.000?

8 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

10 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.091 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal