Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke Barat! BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Terdampak
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Status Masih Siaga!

Senin, 07 September 2026 - 22:28:00 WIB
Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Status Masih Siaga!
Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.idKondisi terkini aktivitas Gunung Anak Krakatau di Provinsi Lampung kini kembali ke pola letusan ringan secara berkala usai sempat mengalami episode erupsi menerus selama 25 jam. 

Meski letusan panjang telah mereda, Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini masih berstatus Level III (Siaga) dengan tingkat kegempaan yang sangat tinggi.

Pemerintah mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekat atau melakukan aktivitas apa pun dalam radius aman 3 kilometer dari kawah aktif. 

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menjelaskan bahwa episode erupsi menerus yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB telah resmi berakhir pada Minggu (6/9/2026) pukul 00.04 WIB.

"Setelah episode erupsi menerus berakhir, teramati tiga kali erupsi strombolian dengan warna kolom erupsi hitam. Kembalinya erupsi strombolian yang merupakan karakteristik khas Gunung Anak Krakatau ini diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus," ujar Lana Saria di Bandung, Senin (7/9/2026).

Meskipun demikian, data rekaman instrumental periode 6-7 September 2026 menunjukkan dinamika vulkanik di dalam perut gunung masih sangat intensif. Badan Geologi mencatat puluhan hingga ratusan aktivitas gempa

Mengingat tingginya tingkat kegempaan tersebut, potensi letusan susulan dalam beberapa hari ke depan masih terbuka lebar. Potensi bahaya utama yang diwaspadai saat ini adalah lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta ancaman aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi.

Badan Geologi meminta masyarakat di kawasan pesisir Banten dan Lampung untuk tidak panik dan tidak menelan mentah-mentah isu hoaks, terutama yang mengaitkan erupsi saat ini dengan ancaman tsunami.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut