Rupiah Melemah, Ibu Rumah Tangga hingga Pelaku UMKM Terdampak

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah yang terpuruk dan dapat berdampak khususnya kepada perempuan, yakni ibu rumah tangga dan pelaku UMKM. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Namun kalau kita lihat dari historis bahwa di 97 ketika nilai tukar itu sangat tinggi justru yang bertahan itu UMKM, justru waktu itu mungkin UMKM yang banyak menggunakan alokasi sumber daya dalam negeri, dia mengolah bahan-bahan sumber daya di dalam negeri," katanya.

Semakin majunya UMKM Indonesia, menurut Eisha, saat ini terlihat bahwa border openers semakin tinggi. Menurutnya, UMKM sekarang juga banyak yang menggunakan input atau menjual trading, seperti reseller dari barang-barang luar negeri.

"Jadi depresiasi bisa memberikan dampak ke biaya produksi sehingga ujungnya pasti harga-harga produknya akan meningkat kalau tidak bisa menahan biaya beban produksi," ucapnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
23 jam lalu

Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.109 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

1 hari lalu

Rano Karno Pertimbangkan PRJ 2027 Digelar 1,5 Bulan, Sambut Perayaan 500 Tahun Jakarta

2 hari lalu

PRJ 2026 Ditutup, Pengunjung 6,1 Juta Orang dan Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun

4 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal