Senator Demokrat Dorong Regulasi Lebih Ketat Terhadap Bitcoin

Jeanny Aipassa
Ilustrasi mata uang kripto, Bitcoin.

Dia mengungkapkan, regulasi ketat terhadap mata uang kripto akan membasmi penjual yang licin seperti ular, sekaligus menopang  kepercayaan investor terhadap lindung nilai dari aset mata uang kripto. 

Mantan profesor Harvard Law School tersebut, mencontohkan pembentukan Food and Drug Administration (FDA) di awal abad ke-20 dan peran penting badan tersebut dalam mengatur obat-obatan dan perawatan.

“Begitu kami benar-benar memiliki FDA yang berdiri dan mengatakan, 'Anda tahu, kami akan menguji obat sebelum mereka diluncurkan ke pasar, kami meyakinkan publik bahwa mereka aman.' Lalu lihat apa yang terjadi? Kami mendapat lebih banyak investasi dan jelas pasar yang jauh lebih besar yang membantu seluruh dunia,” kata Elizabeth Warren, yang menjadi arsitek kunci dari Biro Perlindungan Keuangan Konsumen.

Dia mendorong kembali kekhawatiran bahwa peningkatan regulasi akan menghambat inovasi untuk aset digital dan teknologi blockchain yang masih muncul.

“Saya ingin orang memiliki kebebasan untuk berinvestasi. Aku hanya tidak mau sistem di mana orang-orang besar, di mana orang-orang bayangan, di mana orang-orang yang tidak pernah Anda lihat, bisa keluar dan melakukan [skema] pump-and-dump, karena lemahnya regulasi,” kata Warren.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Amazon Bantah Kabar Menerima Bitcoin sebagai Alat Pembayaran

23 hari lalu

Buruh Minta Pajak Pencairan Dana JHT Dihapus, Purbaya Kaji Regulasi

26 hari lalu

Pramono Tegaskan Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta Bukan Aturan Baru, Mengacu Pergub 88/2019

2 bulan lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.744 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal