Sesi Pagi, Rupiah Anjlok ke Rp14.420 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

Powell mengatakan dalam sambutannya pada Selasa (17/7/2018) di hadapan Komite Perbankan Senat AS bahwa ekonomi AS berada di titik puncak beberapa tahun, di mana pasar kerja tetap kuat dan inflasi tetap di sekitar target The Fed 2,0 persen.

Dia juga mengesampingkan dampak dari diskusi kebijakan perdagangan global saat ini tentang prospek pengetatan moneter lebih lanjut.

Powell mengulangi pandangannya pada Rabu (18/7/2018), yang ditafsirkan oleh para analis bahwa bank sentral akan terus menaikkan suku bunga pada tahun ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,14 persen menjadi 95,076 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1648 dolar AS dari 1,1663 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3063 dolar AS dari 1,3124 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7402 dolar AS dari 0,7390 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,85 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,84 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9991 franc Swiss dari 0,9993 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3174 dolar Kanada dari 1,3186 dolar Kanada.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melesat ke Rp16.771 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Makro
5 hari lalu

Rupiah Melemah ke Rp16.773 per Dolar AS Jelang Akhir Tahun  

Keuangan
8 hari lalu

Rupiah Sepekan Melemah Tipis 0,09 Persen, Sentuh Rp16.750 per Dolar AS

Megapolitan
15 hari lalu

Polda Metro Bongkar Peredaran Dolar Palsu, Sita Ribuan Lembar hingga Printer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal