Siap-siap! Jokowi Ramal 85 Juta Pekerjaan bakal Hilang Tahun Depan

Binti Mufarida
ilustrasi 85 juta pekerjaan bakal hilang tahun depan (foto:ist)


“Gig economy. Hati-hati dengan ini ekonomi serabutan, ekonomi paruh waktu. Kalau tidak dikelola dengan baik, ini akan jadi menjadi tren, perusahaan lebih memilih pekerja independen. Perusahaan memilih pekerja freelancer, perusahaan memilih kontrak jangka pendek untuk mengurangi risiko ketidakpastian global yang sedang terjadi. Ini trennya kita lihat menuju ke sana,” ucapnya. 
 
Jokowi pun kembali mengingatkan jumlah lapangan kerja yang semakin berkurang harus segera diatasi. Apalagi, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi dalam beberapa tahun mendatang.

“Dan yang bekerja itu bisa bekerja di sini bisa bekerja di negara lain. Sehingga, sekali lagi kesempatan kerja semakin sempit dan semakin berkurang,” ucap Jokowi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Inovasi Anak Bangsa! Kini Ada AI Buatan Dokter RI untuk Deteksi Gagal Jantung

3 hari lalu

Dokter Indonesia Ciptakan AI yang Bisa Cegah Pasien Gagal Jantung Bolak-balik Masuk RS

4 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

7 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal