2. Waktu adalah teman terbaik untuk investasi
Raditya Dika menyebut, semakin lama berinvestasi, maka semakin besar hasil akhirnya. Dia mencontohkan ketika pertama kali menerima royalti pada tahun 2005 atas buku Kambing Jantan, di mana sisa hasil royalti setelah dipakai untuk kebutuhannya diinvestasikan untuk dana pensiun.
Menurut pengakuannya, saat ini dana pensiun yang telah terkumpul dari royalti dan ditambah dari pemasukan lainnya sudah mencukupi untuk dirinya pensiun.
3. Uang keluar harus lebih sedikit daripada uang masuk
Raditya Dika menyebut cara ini terbagi menjadi dua, antara meningkatkan uang masuk atau menekan uang keluar. Menurutnya, setiap orang harus memiliki cara pikir yang penting bahwa hubungan keuang pribadi yang sehat adalah untuk tahu bahwa uang masuk harus lebih besar daripada uang keluar.
4. Tidak berutang dan memberi utang
Raditya Dika sangat menjaga prinsip untuk tidak berutang dan memberi utang dari mulai awal dirinya bekerja sampai saat ini. Jika dia ingin membeli sesuatu dan uang yang dimiliki belum cukup, maka dia memilih untuk menabung terlebih dahulu agar keinginannya tercapai dan menghindari utang.
Begitu juga dia tidak ingin memberi utang kepada orang lain. Bukan tanpa alasan, dia khawatir utang tersebut akan menjadi tanggungan yang diberikan utang, dan menyebabkan hubungan dengan orang lain rusak karena utang.