Saat kembali ke Indonesia tahun 2004 silam, Lunarso lebih memilih untuk menempa dirinya terlebih dahulu di tempat lain, bukan di Serba Mulia Group. Ia memutuskan untuk bekerja sebagai salesman di salah satu perusahaan otomotif kenamaan. Lunarso mengaku, pengalaman dan tantangan yang dihadapi ketika menjalani profesi tersebut membuat dirinya lebih percaya diri saat memimpin Serba Mulia Group.
Sebelum Lunarso bergabung, Serba Mulia Group awalnya hanya memiliki empat unit bisnis. Berkat kegigihan dan kepiawaiannya bersama tim dalam menjalankan roda bisnis, anak usaha Serba Mulia Group kini telah berkembang menjadi 15 unit bisnis, di mana secara keseluruhan kondisi keuangannya berada di posisi sangat baik. Dalam menjalankan segala aktivitas bisnisnya, Lunarso menjunjung tinggi prinsip win-win solution yang telah diterapkan Serba Mulia Group selama puluhan tahun, agar semua pihak yang terlibat mendapatkan keuntungan.
Begitu pun dengan Budiarjdo. Lulusan Sarjana Hukum Universitas Brawijaya ini sudah merasakan asam garam berkarier di industri finansial selama belasan tahun. Dengan kemampuan yang dimiliki, Budiardjo sempat berkarier di sejumlah perusahaan, seperti pembiayaan, distribusi, hingga peternakan berskala besar. Sederet posisi pernah ia duduki, mulai dari Marketing Staff, Branch Manager, hingga Department Head Marketing (1995-2011).
Pada 2012, Budiardjo bekerja sebagai konsultan sekaligus trainer di beberapa perusahaan multifinance. Barulah pada 2016, pria yang juga mengenyam pendidikan Management Development Program di Asian lnstitute of Management, Manila, Filipina, ini bergabung di Serba Mulia Group sebagai Deputy Managing Director. Dengan segudang pengalaman yang dimiliki, Budiardjo paham betul strategi terbaik untuk menggabungkan finansial secara konvensional dengan teknologi. Atas dasar itulah, pria yang akrab disapa Budi ini dipercaya Serba Mulia Group untuk mengelola dan mengembangkan Danain.
Lunarso dan Budiardjo sama-sama berkomitmen untuk bisa menyalurkan pinjaman sebanyak-banyaknya kepada masyarakat dan menjalin kemitraan yang lebih luas lagi. “Target Danain ke depan adalah bisa menyalurkan pinjaman hingga 1 triliun rupiah,” ujar Lunarso.