Taliban Hanya Bisa Akses Sekitar 0,2 Persen Cadangan Devisa Afghanistan

Jeanny Aipassa
Para pendiri dan pemimpin Taliban yang kembali berkuasa di Afghanistan. (Foto: Ist)

Pekan lalu, seorang pejabat AS mengkonfirmasi bahwa setiap aset bank sentral yang dimiliki pemerintah Afghanistan di AS tidak akan tersedia untuk Taliban."

Tidak memiliki akses ke cadangan DAB berarti uang tunai tidak dapat didistribusikan ke publik. Tanpa uang tunai, dan karena itu tidak ada cara bagi orang untuk membeli makanan atau membayar sewa, ekonomi terhenti.

Dia mengungkapkan, kemampuan Taliban untuk mendapatkan dana yang cukup dari penambangan ilegal, produksi opium atau rute perdagangan adalah terlalu optimis. 

Dalam sebuah artikel baru-baru ini di Financial Times, Ajmal Ahmady mengatakan klaim Taliban bisa mendapatkan dana yang cukup dari penambangan ilegal, produksi opium atau rute perdagangan "terlalu optimis".

“Pendapatan Taliban dari sumber-sumber tersebut dapat dianggap relatif besar jika hanya menjalankan kampanye pemberontakan. Hal itu, sepenuhnya tidak memadai untuk menjalankan pemerintahan yang fungsional," kata Ajmal Ahmady.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

All Sport
3 hari lalu

Indonesia–Afghanistan Jajaki Kerja Sama Futsal, FFI Buka Peluang hingga Olimpiade

Nasional
10 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Makin Perkasa, Tembus Rp16.782 per Dolar AS

Nasional
13 hari lalu

Harga Emas Dunia Diprediksi Cetak Rekor ke 10.000 Dolar AS di 2030

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal