Terbitkan SVBI dan SUVBI, Bank Indonesia Optimistis Pikat Dana Asing

Michelle Natalia
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter (DPM) Bank Indonesia, Edi Susianto. (FotoK: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) Optimistis dapat memikat dana asing masuk ke tanah air melalui dua instrumen valuta asing (valas) baru yang diluncurkan bulan ini. 

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter (DPM) BI, Edi Susianto, mengatakan instrumen valas tersebut adalah Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). Kedua instrumen ini akan diimplementasikan secara resmi mulai tanggal 21 November 2023.

"Saat ini di instrumen pasar uang atau money market valas itu belum ada instrumen yang tradeable, adanya instrumen penempatan, jadi keberadaan SVBI dan SUVBI diharapkan bisa memperdalam pasar di instrumen valas, karena pasar kita saat ini sedang tidak dalam, masih dangkal," ujar Edi, dalam Taklimat Media, di Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Terkait dengan itu, lanjutnya, bank-bank yang memiliki valas ditempatkan sebagiannya ke BI dan diberhentikan disitu, sehingga tidak ada yang bisa melakukan jual beli.

"Orang kalau butuh valas seharusnya bisa pinjam meminjam, tapi karena sangat dangkal (pasarnya), kecenderungannya masuk ke spot market yang kemudian terdampak di nilai tukar Rupiah," kata Edi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Makro
12 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Nasional
12 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Nasional
13 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Nasional
23 hari lalu

Cadangan Devisa RI Turun Jadi 151,9 Miliar Dolar AS per Februari 2026, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal