The Fed Diprediksi Kembali Naikan Suku Bunga, Ekonom: Ini untuk Terakhir Kalinya

Dovana Hasiana
The fed diprediksi akan mengakhir kenaikan suku bunga setelah melakukan siklus pengetatan selama 14 bulan. (Foto: Reuters)

Pernyataan terbaru dan elaborasi Powell tentang suku bunga, dinilai harus merekonsiliasi serangkaian risiko yang telah berkembang menjadi konflik. Inflasi hanya turun perlahan, membuat beberapa pejabat Fed tidak yakin bahwa suku bunga telah bergerak cukup tinggi untuk benar-benar mengendalikannya. 

Namun ekonomi AS tampaknya melemah. Kegagalan tiga bank baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang masalah yang lebih luas di sektor keuangan. 

Sementara itu, sifat pembicaraan batas utang yang tidak pasti antara Partai Republik di Kongres dan Gedung Putih yang dikendalikan Demokrat dapat memicu krisis akut jika pemerintah AS terpaksa berhenti membayar tagihannya.

Pada Maret 2023, 10 dari 18 pembuat kebijakan Fed mengindikasikan bahwa mereka kemungkinan siap untuk menghentikan kenaikan suku bunga setelah satu kenaikan lagi. The Fed diharapkan meningkatkan suku bunga ke kisaran 5,00 persen-5,25 persen pada pertemuan pekan ini.

Sama seperti bank sentral yang harus bergulat pada pertemuan 21-22 Maret dengan dampak dari kegagalan Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank, regulator kali ini harus menilai runtuhnya First Republic Bank (FRB) dan menentukan apakah sektor keuangan menghadapi gejolak yang lebih luas.

Di sisi lain, ada kemungkinan pihaknya membuat kredit bahkan lebih sulit diakses dan lebih mahal daripada yang dianggap perlu oleh Fed untuk mendinginkan inflasi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
10 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

2 hari lalu

Mendagri Sebut Inflasi RI Masih Terkendali di Level 3,34 Persen: di Bawah Target Nasional

9 hari lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

14 hari lalu

Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal