The Fed Naikkan Suku Bunga Lagi, Rupiah Terkoreksi

Suparjo Ramalan
The Fed naikkan suku bunga lagi, rupiah terkoreksi. (Foto: dok iNews)

"Ini artinya The Fed masih akan menahan suku bunga acuannya di level tinggi untuk mengendalikan inflasi," ujar Ariston

Di sisi lain, menurutnya, pelaku pasar mungkin menangkap indikasi The Fed akan melambatkan laju kenaikan suku bunga acuannya.

"Pasar mungkin akan menganggap ini titik balik kebijakan pengetatan agresif The Fed. Ini mungkin bisa menahan penguatan dolar AS," ujarnya.

Dia memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak melemah ke Rp15.700 per dolar AS, dengan potensi penguatan Rp15.580 per dolar AS hingga Rp15.600 per dolar AS Sementara rupiah pada perdagangan Rabu (2/11/2022) kemarin ditutup melemah 19 poin atau 0,12 persen ke Rp15.647 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.628 per dolar AS.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Keuangan
4 hari lalu

Rupiah Tertekan di Perang AS-Israel vs Iran, Ditutup di Rp16.872

Nasional
9 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp16.759 per Dolar AS

Nasional
12 hari lalu

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan hingga September 2026

Nasional
16 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal