Tidak untuk Mudik, THR Sebaiknya Dialokasikan ke Mana?

Michelle Natalia
Ilustrasi THR. (Foto: Istimewa)

"Kami menemukan fakta bahwa pengajuan pinjaman konsumtif ternyata sering digunakan para peminjam untuk pembiayaan produktif," tambahnya.

Yang terjadi di Indonesia adalah jumlah pendanaan di sektor produktif mencapai kurang lebih 50-55 persen, dengan perbandingan yang hampir 50:50.

"AFPI yakin fintech pendanaan ini akan terus berkembang karena pemerintah akan mewajibkan sektor multiguna melakukan pencairan dana untuk sektor produktif," ungkapnya.

AFPI menjelaskan bahwa pendanaan konsumtif dan produktif memliki manfaatnya masing-masing. Pendanaan produktif bermanfaat untuk bisnis/usahanya hingga dapat membuka lapangan kerja baru, dan diharapkan bisa mendorong usaha-usaha kecil untuk terus membangun fundamental Indonesia menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu. 

"Sedangkan pendanaan konsumtif, walaupun untuk membeli barang namun hal itu juga bermanfaat untuk menambah stock," pungkasnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Kuartal I 2026, MBG hingga THR jadi Pendorong

Nasional
23 hari lalu

Airlangga Proyeksi Ekonomi RI Kuartal I Tumbuh 5,5% Berkat Konsumsi dan THR

Bisnis
1 bulan lalu

HP Rusak? Tenang, Ada Proteksi Gadget Mulai dari Rp16 Ribu/Tahun dari MNC Insurance

Nasional
1 bulan lalu

KAI: 5 Juta Orang Mudik Naik Kereta pada Lebaran 2026 

Nasional
2 bulan lalu

Arus Balik H+8, One Way Berlaku dari KM 267 hingga KM 72 Sore Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal