Tindakan Tangan Besi Vladimir Putin Jatuhkan Bursa Asia Pagi Ini

Dinar Fitra Maghiszha
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Ancaman perang di Ukraina semakin parah, saat Presiden Rusia Vladimir Putin dengan tangan besinya memerintahkan pasukan merangsek ke beberapa wilayah di Ukraina. Tindakan ini memicu hadirnya sanksi dari negara-negara barat.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken meyakini Rusia akan menyerang Ukraina dalam beberapa jam setelah kelompok separatis yang pro-Rusia meminta bantuan Moskow untuk mengusir agresi dari pasukan Ukraina.

Situasi yang memanas juga memicu bursa Wall Street semalam. Dow Jones Industrial Average turun -1,38 persen, S&P 500 terpuruk -1,84 persen, dan Nasdaq 100 anjlok -2,60 persen.

Pada Senin (21/2/2022), Putin mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur sebagai wilayah merdeka dan memerintahkan tentara Rusia untuk melancarkan apa yang disebut Moskow sebagai operasi penjaga perdamaian ke wilayah itu. Hal tersebut meningkatkan risiko krisis yang memicu perang besar.

Sejak Selasa (22/2/2022) pagi waktu setempat, terlihat sejumlah kendaraan militer termasuk tank berada di pinggiran Donetsk, ibu kota salah satu dari dua wilayah yang memisahkan diri.

Dalam hal ini Putin menandatangani perjanjian dengan para pemimpin dari dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina tersebut, yang memberi Rusia hak untuk membangun pangkalan militer di sana, dilansir Reuters, Kamis (24/2/2022).

Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat di Eropa mengutuk langkah itu, bersumpah akan memberikan sanksi baru bagi Rusia. Menteri luar negeri Ukraina mengatakan dia telah mendapat dukungan besar dari Uni Eropa.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

9 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

9 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

10 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal