Transaksi Nontunai di Jalan Tol, BI Sebut Masih Ada Masalah

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

Di samping itu, pihaknya juga berharap Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) nantinya menjadi kemudahan bertransaksi dalam satu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) maupun Elektronic Data Capture (EDC). "Dengan adanya intekoneksi dan interoperabilitas akan mudahkan pengguna mereka nyaman dengan satu EDC alat ATM transaksi nontunai," tuturnya.

Sejak 31 Oktober kemarin pelaksanaan transaksi nontunai di jalan tol sudah mulai diberlakukan. Selama itu juga masyarakat tak lagi menggunakan uang cash saat bertransaksi di jalan tol. Upaya ini diharapkan dapat mendorong masyarakat dalam menggunakan transaksi nontunai. Selain itu juga, ini sebagai awal mula konsumen melakukan transaksi di bank.

"Elektronifikasi jalan tol kerja sama dengan PUPR uang elektronik jalan tol ini  merupakan pintu awal berbank karena akan mempermudah transaksi mereka," kata dia.

Ia melanjutkan, kebijakan ini memberikan peningkatan terhadap pembukaan rekening baru. Sebab, hal tersebut dilakukan konsumen untuk mempermudah alternatif transaksi nontunainya.

"Mereka biasanya punya sifat loyal mudah-mudahan dengan uang elektronik untuk topup tapi kemudian buka rekening tabungan dan lainnya untuk topup," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Libur Nataru

Megapolitan
10 hari lalu

Tarif Tol Sedyatmo Naik Mulai 5 Januari 2026, Ini Rinciannya!

Nasional
21 hari lalu

Tol Prosiwangi Segmen Gending–Paiton Dibuka Gratis selama Libur Nataru, Ini Jadwalnya!   

Nasional
23 hari lalu

H-7 Natal, 154.603 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal